Connect with us

Korporasi

Wijaya Karya (WIKA) menawarkan obligasi dan sukuk dengan total nilai Rp 2 triliun

JAKARTA – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2020 senilai Rp 1,5 triliun pada hari ini. Surat utang ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I tahun 2020 dengan target dana yang dihimpun Rp 4 triliun.

Dalam penawaran kali ini, Wijaya Karya akan menerbitkan tiga seri surat utang. Seri A senilai Rp 331 miliar dengan bunga 8,6% dan tenor 3 tahun. Seri B senilai Rp 429 miliar dengan tingkat bunga 9,25% dan tenor 5 tahun. Seri C senilai Rp 740 miliar dengan tingkat bunga 9,85% dan tenor 7 tahun.

Selain obligasi, Wijaya Karya juga menawarkan sukuk berkelanjutan I tahap I tahun 2020 dengan nilai pokok Rp 500 miliar. Surat utang ini merupakan bagian dari sukuk mudhabarah I tahun 2020 dengan target dana yang dihimpun Rp 1 triliun.

Sukuk ini juga diterbitkan dalam tiga seri. Seri A ditawarkan dengan nilai pokok Rp 184 miliar dengan nisbah 35,83% dari pendapatan yang dibagihasilkan ekuivalen 8,6% per tahun, bertenor 3 tahun. Seri B ditawarkan dengan nilai pokok Rp 159 miliar dengan nisbah 38,54% dari pendapatan yang dibagihasilkan ekuivalen 9,25% bertenor 5 tahun.

Seri C bernilai pokok Rp 157 miliar dengan nisbah 41,04% dari pendapatan yang dibagihasilkan ekuivalen 9,85%.

PT Pemeringkat Efek Indonesia telah memberikan peringkat A untuk obligasi dan A Syariah untuk sukuk yang akan ditawarkan Wijaya Karya tersebut. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk tersebut adalah BNI Sekuritas, Bri Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan RHB Sekuritas. Bertindak sebagai wali amanat yaitu Bank Mega.

Masa penawaran dilaksanakan pada hari ini, Selasa 15 Desember 2020, dan penjatahan dilaksanakan Rabu 16 Desember 2020. Kemudian surat utang ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 21 Desember 2020.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Korporasi