Strategi Mendag Jaga Harga Pangan di Tengah Pelemahan Rupiah
Perdagangan

Strategi Mendag Jaga Harga Pangan di Tengah Pelemahan Rupiah

JAKARTA,FINANCEROLL- Pemerintah berupaya untuk menjaga harga beras tetap stabil di tengah tertekannya perekonomian Indonesia yang berdampak pada merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dola AS.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menjelaskan pergerakan harga beras dapat menentukan tingkat inflasi atau deflasi. Seperti diketahui, deflasi 0,5% tercatat pada Agustus 2018.

Kita bicara bagaimana mempertahankan supaya inflasinya, ini kan deflasi sudah. Jadi, yang sensitif itu adalah harga beras. Pada penilaian BPS pasti beras, di dalam tingkat kemiskinan juga beras. Beras adalah makanan utama dan itu jadi perhatian khusus,” ujar Enggar di Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Adapun, menurut Enggar, stok beras hingga saat ini masih aman karena terbantu dari impor sebanyak 2 ton yang masuk perlahan. Saat ini stok beras secara nasional ada sebesar 2,6 juta ton di gudang Bulog.

Dia mengatakan pelemahan rupiah saat ini akan terus dijaga sehingga tidak menggangu harga pangan yang bisa menyebabkan inflasi tinggi. Insya Allah nggak lah, kita kendalikan (harga),” imbuhnya.

SUMBER : CNBC INDONESIA

Leave a Comment