Connect with us


Investasi

Skenario nasib rupiah menghadapi keputusan The Fed rate

Published

on

Skenario nasib rupiah menghadapi keputusan The Fed rate

FINANCEROLL – JAKARTA. Menjelang The Fed memutuskan penurunan tingkat suku bunganya, rupiah terus melanjutkan tren pelemahan. Hingga akhir penutupan perdagangan, rupiah melemah di level Rp 14.020 per dolar AS atau menurun sebanyak 0,08% dari akhir pekan lalu.

Sampai keputusan The Fed keluar, beberapa ekonom memprediksi rupiah cenderung melemah. Hanya saja, pelemahan ini masih tidak terlalu besar.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan bahwa karena minimnya sentimen positif yang mendorong rupiah untuk menguat, penantian keputusan The Fed ini menjadi faktor yang mempengaruhi rupiah ikut melemah.

Hanya saja, Reny menilai pelemahan ini masih wajar. “Reaksi rupiah terhadap penurunan tingkat suku bunga ini terbatas ya, karena sudah jauh-jauh hari diprediksi oleh pasar,” ujar Reny, Senin (29/7).

Baca Juga: Menerka arah rupiah di tengah ekspektasi penurunan suku bunga The Fed

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ekonom Bank Permata Josua Pardede. Ia mengatakan bahwa pelemahan yang terjadi dinilai normal. Hal ini dikarenakan pasar masih wait and see terhadap keputusan The Fed yang akan segera mengumumkan penurunan tingkat suku bunga, Kamis (1/8) nanti.

Selain itu, Josua juga berpendapat bahwa yang perlu diperhatikan saat ini ialah bagaimana kenyataannya nanti apakah The Fed akan dovish atau tetap menurunkan tingkat suku bunganya pada akhir bulan ini.

Ia mengatakan beberapa pejabat The Fed mengatakan bahwa menurunkan tingkat suku bunga hingga 50bps terlalu tinggi untuk tahun ini.

Baca Juga: Perbaikan data ekonomi AS turut menekan pergerakan kurs rupiah hari ini

“Meskipun bulan ini probabilitynya masih tinggi di atas 80%, berarti pasar memang sudah mengantisipasi The Fed akan menurunkan suku bunganya pada bulan ini. Namun yang lebih penting adalah pernyataan Jerome Powell saat press conference nanti seperti apa,” ujar Josua.

Berbeda, Reny menuturkan The Fed tetap akan menurunkan tingkat suku bunganya pada bulan ini. Ia menilai penurunannya hanya akan sebesar 25 bps.

Sembari menanti keputusan The Fed, Reny mengatakan rupiah masih akan fluktuatif di kisaran Rp 13.900 – Rp 14.000 per dolar AS untuk jangka pendek dengan pelemahan tertinggi bisa mencapai di Rp 14.100 per dolar AS.

Baca Juga: Kurs rupiah terkoreksi di tengah penantian agenda FOMC

Di lain pihak, Josua mengatakan jika The Fed akan memangkas suku bunganya, rupiah akan di level Rp 13.980 – Rp 14.075. Sedangkan, jika ternyata The Fed cenderung dovish, rupiah akan di kisaran Rp 14.000 – Rp 14.100 per dolar AS.
Reporter: Adrianus Octaviano
Editor: Yudho Winarto Video Pilihan
Reporter: Adrianus Octaviano
Editor: Yudho Winarto
Artikel Asli

Investasi

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

Published

on

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

FINANCEROLL -JAKARTA. Harga emas kembali turun tipis. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (31/7) pukul 14.35 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.430,66 per ons troi.

Harga emas ini 0,02% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya US$ 1.430,88 per ons troi. Sedangkan, harga emas berjangka pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange malah naik 0,08% ke level US$ 1.443,00 per ons troi dibandingkan dengan kemarin US$ 1.441,80 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

Bloombergmelaporkan, harga emas masih akan mengalami reli dan bisa jadi menuju kenaikan di level tertinggi karena bank sentral menandatangani kebijakan moneter.

Reserve Federaldiperkirakan akan memangkas suku bunga AS sebesar seperempat persentase poin pada hari Rabu.

Analis dan pedagang emas sedang mencari penegasan dari Ketua The Fed, Jerome Powell bahwa pengurangan suku bunga bisa menaikkan harga emas, meskipun memang harga logam mulia mungkin telah maju dengan sendirinya.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

“Pasar dapat dengan mudah menarik kembali setelah pemotongan tanpa reli emas secara keseluruhan diubah, dan itu sangat mungkin, kata James Steel, Kepala Analis Logam mulia di HSBC Securities (USA) Inc kepadaBloomberg, Rabu (31/7).

Masalah perdagangan antara AS-China masih akan memengaruhi volatilitas pasar keuangan, yang kemungkinan akan membantu emas pada pembelian safe-haven.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah masih menguat 0,08% di level Rp 14.017 per dolar AS (Pukul 14.05 WIB)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah masih terus menguat terhadap dolar AS. Dari dataBloomberg Rabu (31/7) Pukul 14.05 WIB rupiah berada pada level Rp 14.017 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, rupiah menguat karena semakin dekat dengan hari dimana The Fed akan mengumumkan tingkat suku bunganya dan juga masih ada pengaruh terkait data PMA yang dirllis.

Selain itu, David juga mengatakan bahwa rupiah dipengaruhi oleh data indeks kepercayaan konsumen dari AS.

Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah siang ini menguat terhadap dolar AS. Dari data Bloomberg Rabu (31/7) Pukul 13.08 WIB rupiah berada pada level Rp 14.012 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,11% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah terus menguat 0,12% di level Rp 14.011 per dolar AS

Rupiah menjadi salah satu dari tiga mata uang lainnya di Asia yakni yuan China yang menguat 0,12% dan pesso Filipina yang menguat 0,12%.

Sedangkan mayoritas mata uang regional melemah terhadap dolar AS pagi ini. Mata uang regional dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS pagi ini adlaah rupee India yang melemah 0,18%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan melemah 0,04%, yen Jepang melemah 0,03%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya pagi ini ada di 98,07, menguat tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 98,05.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.