Investasi

Semester II-2019, PT Trikomsel Oke (TRIO) belum berencana ekspansi gerai

FINANCEROLL – JAKARTA. Emiten distributor telepon seluler, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) menyebut sepanjang semester I-2019, telah menutup lima gerainya. Nah, pada paruh kedua tahun ini, perusahaan berkode emiten TRIO ini belum berencana melakukan ekspansi baru.

Dalam perhelatan paparan publik yang berlangsung di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (18/7), Jason A. Kardachi, Direktur PT Trikomsel Oke Tbk memaparkan pihaknya juga tidak menyiapkan besaran modal kerja di tahun ini. Baca Juga Aturan IMEI bakal berdampak positif bagi bisnis Trikomsel BEI kembali suspensi saham Trikomsel (TRIO) Saham Trikomsel Oke (TRIO) kembali mentok auto reject atas Aktivitas transaksi di luar kebiasaan, saham Trikomsel Oke (TRIO) resmi disuspensi

“Pada semester I-2019, kami menutup lima toko yang dinilai kurang memberikan kontribusi positif bagi perusahaan. Oleh sebab itu, serapan modal pun masih minimal. Pembicaraan mengenai capex sebenarnya juga belum ada,” ujar Kardachi saat paparan publik, Kamis (18/7).

Saat ini TRIO memiliki total 98 gerai yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Sebanyak 76 gerai diantaranya merupakan gerai Oke Shop, sedangkan 22 gerai sisanya merupakan gerai Global Teleshop.

Kardachi menyebut pihaknya tidak merencanakan menutup toko lebih banyak pada semester II-2019 karena hasil rasionalisasi perusahaan dengan menutup lima toko di semester I-2019 dinilai sudah cukup baik

“Pada dasarnya perusahaan tidak merencanakan adanya penutupan toko lagi lebih banyak. Tapi kami terus melakukanreviewsecara kontinu,” ujar Mely, Sekretaris PT Trikomsel Oke Tbk, Kamis (18/7).

TRIO juga masih berjibaku mencari jalan membayar utang sebesar Rp 3,11 triliun yang rencananya juga akan melibatkan beberapa peminjam (lender).

Kardachi menambahkan, pada semester I-2019 pihaknya masih terus mengadakan perundingan dan diskusi dengan para lender dan investor.

“Dengan kata lain, kami masih menunggu kepastian dari para lender mengenai persetujuan cara pembayaran utang dan pendanaan. Jadi kami belum bisa menyampaikan apapun lebih lanjut. Apapun yang berkenaan dengan pembayaran dan pendanaan investor masih konfidensial,” katanya.

Menilik laporan keuangan kuartal I-2019, TRIO mencetak rugi bersih sebesar Rp 3,28 miliar. Sejalan dengan itu, pendapatan TRIO juga merosot 35,67% menjadi 286,34 miliar dari Rp 445,15 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Reporter: Amalia Fitri
Editor: Herlina Kartika Reporter: Amalia Fitri
Editor: Herlina Kartika Video Pilihan
Artikel Asli

Related posts

Analis menilai penguatan dollar AS karena perang dagang mereda

kontan.co.id

IHSG terjun ke 6.286 dengan penurunan harga pada 306 saham

kontan.co.id

IHSG turun 0,11% hingga akhir perdagangan sesi I

kontan.co.id

Leave a Comment