Satu saham naik, ini rekaman perdagangan BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, dan BBTN (23/7)
Investasi

Satu saham naik, ini rekaman perdagangan BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, dan BBTN (23/7)

FINANCEROLL – JAKARTA. Kemarin (23/7) IHSG turun 29,74 poin (-0,46%) ke 6.403,81. Sediktit banyak pelemahan IHSG tersebut mewarnai kinerja harga saham beberapa emiten perbankan kemarin.

Saham BBNI, saham BMRI, saham BBRI, dan saham BBCA termasuk di antara saham sektor keuangan yang turut merah bersama IHSG. Kalau ada bank besar yang cukup beruntung luput dari coretan spidol merah, saham BBTN salah satunya.

Sekadar bekal untuk menyusun strategi investasi atau trading hari ini, berikut ini ringkasan catatan pergerakan harga saham beberapa bank kemarin.

Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 

Kemarin ini (23/07) saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ditutup memerah. Ketika lonceng penutupan bursa berdering, saham BBNI mendarat di harga Rp 8.625 per saham. Dibandingkan dengan penutupan Senin (22/07), harga saham BBNI turun cukup dalam, yaitu samoai 2,54% per saham. 

Sebenarnya saham BBNI sempat dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 8.900 per saham. Rupanya para pelaku pasar berharap banyak pada laporan keuangan kuartal II 2019 BBNI. 

Sempat berada pada harga tertinggi harian di Rp 8.925 per saham, harga saham berangsur turun ke Rp 8.625 per saham. Kekecewaan pasar terhadap pertumbuhan kinerja BBNI yang tipis menekan harga saham BBNI.

Pada penutupan, harga permintaan BBNI (bid) tertinggi Rp 8.600 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 8.625 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBNI mencapai Rp 360,40 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 412.378 saham.

Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

Kemarin ini saham Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga memerah. Saham BMRI merosot ke Rp 7.700 per saham pada saat penutupan bursa. Dibandingkan dengan sehari sebelumnya, harga saham BMRI turun 0,96%.

Sama seperti saham BBNI, sebenarnya marketoptimis mengawali perdagangan BMRI. Saham bank BUMN dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 7.825 per saham. 

Sempat mencapai harga tertinggi harian Rp 7.850 dan harga terendah Rp 7.700, saham BMRI berangsur tertekan hingga ditutup pada harga terendah.

Harga bidtertinggi saham BMRI Rp 7.700 per saham dan harga penawaran (offer) terendah di Rp 7.725 per saham.

BEI mencatat total nilai transaksi BMRI Rp 291,30 miliar dengan jumlah saham bank yang ditransaksikan 374.909 saham.

Bank Tabungan Negara (BBTN)

Kemarin saham Bank Tabungan Negara (BBTN) ditutup menghijau. Ketika alarm penutupan bursa berdering, saham BBTN hinggap di harga Rp 2.470. Dibandingkan dengan penutupan Senin (22/07), harga saham BBTN naik 1,23%.

Saham BBTN dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 2.450 per saham. Mencatatkan harga tertinggi Rp 2.470 dan harga terendah Rp 2.440, saham BBTN ditutup naik Rp 30 per saham.

Pada saat penutupan, harga bid tertinggi Rp 2.470 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 2.480 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBTN mencapai Rp 39,40 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 160.067 saham.

Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 

Kemarin (24/07) saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga ditutup negatif. Ketika penutupan bursa saham BBRI sedang berada di Rp 4.490 per saham. Itu berarti harga saham BBRI turun 0,22% dari Rp 4.500 per saham sehari sebelumnya.

Saham BBRI dibuka sama dengan harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 4.500 per saham. Mencatatkan harga tertinggi Rp 4.500 dan harga terendah Rp 4.470, saham BBRI ditutup turun Rp 10 per saham.

Pada saat penutupan, harga bidtertinggi Rp 4.480 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 4.490 per saham.

BEI mencatat total nilai transaksi saham BBRI mencapai Rp 194,20 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 433.173 saham.

Bank Central Asia Tbk (BBCA) 

Kemarin (24/07) saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah. Saham BBCA mendarat di harga penutupan Rp 31.175, atau turun 0,87% dari Rp 31.450 per saham, sehari sebelumnya.

Sejak pagi pasar agak pesimis terhadap pergerakan saham ini. Saham BBCA dibuka di bawah harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 31.200 per saham. 

Meskipun sempat mencapai harga tertinggi Rp 31.450, saham ini juga sempat menyentuh titik terendah harian di Rp 31.025, sebelum akhirnya merosot Rp 275 dibanding harga sehari sebelumnya.

Pada saat penutupan, harga bid tertinggi Rp 31.125 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 31.175 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBCA mencapai Rp 243,70 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 78.259 saham.
Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana Video Pilihan
Artikel Asli

Related posts

Mitra Keluarga (MIKA) akan operasikan dua rumahsakit baru di kuartal I-2019

kontan.co.id

Menguat di kuartal I, begini rekomendasi analis terhadap harga komoditas logam

kontan.co.id

Wall Street melonjak di awal perdagangan kuartal II

kontan.co.id

Leave a Comment