Connect with us


Investasi

Poundsterling menguat terhadap Dollar Australia karena tersokong sentimen negatif RBA

Published

on

Poundsterling menguat terhadap Dollar Australia karena tersokong sentimen negatif RBA

FINANCEROLL -JAKARTA. Pergerakan pasangan mata uang GBP/AUD nampaknya makin moncer. Setelah Reserve Bank of Australia (RBA) berencana pangkas suku bunga acuannya, dollar Australia terpantau melemah terhadap sejumlah mata uang utama, tak terkecuali poundsterling.

Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (21/5) pukul 20.59 WIB pasangan mata uang GBP/USD tumbuh 0,56% di level 1,8536. RBA mengisyaratkan bahwa mereka akan mempertimbangkan kasus penurunan suku bunga pada bulan Juni.
Baca Juga Dollar Australia melemah ke titik terendah sejak Januari 2016 Bank sentral Australia mendukung pemangkasan suku bunga Desas-desus RBA pangkas suku bunga buat AUD/USD terpantau koreksi Pasangan AUD/USD tertekan rilis data pengangguran Australia

Mengutip Bloomberg (21/5), Gubernur RBA, Philip Lowe dalam pidatonya di Queensland di Brisbane mengatakan tingkat uang tunai yang lebih rendah akan mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan memajukan waktu ketika inflasi konsisten dengan target.

Risalah pertemuan bulan Mei RBA menunjukkan anggota membahas kemungkinan penurunan suku bunga setelah data terbaru mengungkapkan pengangguran negara mulai meningkat. Selain itu, hasil sementara pemilu Australia yang dimenangkan oleh kubu Perdana Menteri Australia dan partai konservatif.

Akan tetapi, analis PT Astronacci International, Anthonius Edyson mengatakan pencapaian positif pasangan mata uang ini hanya bersifat sementara. Sebab, ke depan pemangkasan suku bunga RBA dianggap sudah priced in sehingga dollar Australia dalam jangka waktu menengah bisa kuat.

Di sisi lain sentimen dari Inggris yakni terkait proposal brexit akan menghambat laju GBP/AUD. Kata Edyson, pengaruh dari rencana Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May yang menyatakan siap mengumumkan pengunduran diri menjadikan poundsterling kembali terdampak sentimen negatif.

Berdasarkanprice action analysis, Edyson mengamati pasangan mata uang GBP/AUD tampak masih bergerak dalam bearish trend dengan terbentuknya polabearish continuation ab=cd. Makanya dalam jangka menengah Edyson menyarakna sell on strength untuk GBP/AUD.

Adapun dalam perdagangan selanjutnya Edsyon meramal pasangan mata uang GBP/AUD akan diperdagangkan di level support kisaran 1,8296-1,8107, sementara level resistance antara 1,8860-1,8707
Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Azis Husaini Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Artikel Asli

Investasi

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

Published

on

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

FINANCEROLL -JAKARTA. Harga emas kembali turun tipis. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (31/7) pukul 14.35 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.430,66 per ons troi.

Harga emas ini 0,02% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya US$ 1.430,88 per ons troi. Sedangkan, harga emas berjangka pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange malah naik 0,08% ke level US$ 1.443,00 per ons troi dibandingkan dengan kemarin US$ 1.441,80 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

Bloombergmelaporkan, harga emas masih akan mengalami reli dan bisa jadi menuju kenaikan di level tertinggi karena bank sentral menandatangani kebijakan moneter.

Reserve Federaldiperkirakan akan memangkas suku bunga AS sebesar seperempat persentase poin pada hari Rabu.

Analis dan pedagang emas sedang mencari penegasan dari Ketua The Fed, Jerome Powell bahwa pengurangan suku bunga bisa menaikkan harga emas, meskipun memang harga logam mulia mungkin telah maju dengan sendirinya.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

“Pasar dapat dengan mudah menarik kembali setelah pemotongan tanpa reli emas secara keseluruhan diubah, dan itu sangat mungkin, kata James Steel, Kepala Analis Logam mulia di HSBC Securities (USA) Inc kepadaBloomberg, Rabu (31/7).

Masalah perdagangan antara AS-China masih akan memengaruhi volatilitas pasar keuangan, yang kemungkinan akan membantu emas pada pembelian safe-haven.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah masih menguat 0,08% di level Rp 14.017 per dolar AS (Pukul 14.05 WIB)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah masih terus menguat terhadap dolar AS. Dari dataBloomberg Rabu (31/7) Pukul 14.05 WIB rupiah berada pada level Rp 14.017 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, rupiah menguat karena semakin dekat dengan hari dimana The Fed akan mengumumkan tingkat suku bunganya dan juga masih ada pengaruh terkait data PMA yang dirllis.

Selain itu, David juga mengatakan bahwa rupiah dipengaruhi oleh data indeks kepercayaan konsumen dari AS.

Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah siang ini menguat terhadap dolar AS. Dari data Bloomberg Rabu (31/7) Pukul 13.08 WIB rupiah berada pada level Rp 14.012 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,11% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah terus menguat 0,12% di level Rp 14.011 per dolar AS

Rupiah menjadi salah satu dari tiga mata uang lainnya di Asia yakni yuan China yang menguat 0,12% dan pesso Filipina yang menguat 0,12%.

Sedangkan mayoritas mata uang regional melemah terhadap dolar AS pagi ini. Mata uang regional dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS pagi ini adlaah rupee India yang melemah 0,18%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan melemah 0,04%, yen Jepang melemah 0,03%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya pagi ini ada di 98,07, menguat tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 98,05.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.