Perang Dagang Berdampak Negatif, Pengusaha AS Melawan
Bursa Dunia

Perang Dagang Berdampak Negatif, Pengusaha AS Melawan

WASHINGTON, CNBC Indonesia – Lebih dari 60 industri Amerika Serikat meluncurkan koalisi untuk melakukan perlawanan terhadap kebijakan perang dagang Presiden Donald Trump, pada Rabu (12/9/2018). Kelompok tersebut bernama Americans for Free Trade.

Kelompok ini muncul setelah Trump menerapkan penggunaan bea masuk miliaran dolar sebagai bentuk ancaman untuk memenangkan perang dagang atau dengan keyakinan bahwa perang dagang akan membuat ekonomi AS lebih bergairah dan semakin banyak lapangan kerja yang dibuka.

Banyak kelompok kepentingan lain yang berpikir, mereka tidak akan pergi sejauh atau sedalam ini, tetapi efek layering (bea masuk) akhirnya membuat setiap orang mengatakan: ‘Ini sudah cukup,'” kata Nicole Vasilaros, pelobi senior untuk National Marine Manufacturers Association. Banyak karyawan mereka yang di PHK setelah terjadi kenaikan biaya sebesar 35%.

Trump telah memberlakukan bea masuk sebesar 25% pada barang-barang China senilai US$50 miliar (Rp 740 triliun). Hal ini akan berdampak pada besar mesin industri dan komponen elektronik menengah seperti semikonduktor.

Sejak itu, Trump telah menunjukkan keseriusannya dalam hal bea masuk. Ia meningkatkan serangan terhadap China dengan mengancam pungutan impor mobil dan mendorong Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (North American Free Trade Agreement) yang lebih mendukung Amerika. Bahkan dengan risiko membunuh pakta tiga negara itu.(Fauzan Al Fansuri)

Sumber : CNBC Indonesia 

Leave a Comment