Connect with us


Investasi

Pasangan kurs GBP/JPY diprediksi berpeluang untuk mengalami penguatan

Published

on

Pasangan kurs GBP/JPY diprediksi berpeluang untuk mengalami penguatan

FINANCEROLL – JAKARTA. Pasangan kurs GBP/JPY diprediksi berpeluang untuk mengalami penguatan, meskipun diakui harga saat ini masih dalam tren bearish. Pekan lalu, harga masih bergerak dalam rangesempit dengan kisaran ruang harga 120, dengan harga puncak terdekat yang terbentuk pada Selasa (9/7) di level 136,26.

President Commissioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, rentang harga 120 dalam sepekan, cenderung sempit bagi pasangan ini, dengan rata-rata pergerakan harian antara 70 – 80. Berdasarkan data Bloomberg per Sabtu (13/7), pasangan GBP/JPY koreksi 0,12% ke level 135,67.
Baca Juga Analis Rifan Financindo rekomendasikan buy pasangan GBP/USD Suku bunga AS diramal turun bulan ini, JPY masih akan menguat terhadap USD GBP masih akan perkasa di tengah keterpurukan USD Rupiah melemah ke Rp 14.152 per dollar, cenderung flat dalam sepekan

“Berita ekonomi yang akan mempengaruhi pasangan ini datang dari Inggris, berupa pembacaan data CPI,” kata Sutopo kepada Kontan.co.id, Sabtu (13/7). 

Dia menjelaskan, sekaligus mencerminkan inflasi Negeri Ratu Elisabeth dan kerap digunakan sebagai target inflasi oleh Bank Sentral Inggris (BoE). Akumulasi data harga konsumen merupakan acuan dari keseluruhan inflasi, sehingga hasilnya penting untuk penilaian mata uang karena kenaikan harga membuat bank sentral menaikkan suku bunga.

Data lainnya yang mempengaruhi pasangan kurs ini, yakni neraca perdagangan Jepang. Sutopo menjelaskan, kondisi tensi perdagangan yang panas telah berefek bagi Jepang khususnya sebagai negara industri, dan pengekspor barang . 

Ditambah lagi, dia menjelaskan bahwa denominasi yen turun 7,8% YoY di Mei, di bawah penurunan 2,4% pada April, sedikit lebih besar dari penurunan 7,7% yang diperkirakan para analis.

Sementara itu, impor turun 1,5% secara tahunan di Mei, angka tersebut kontras dengan kenaikan 6,5% pada April dan kenaikan 0,2% yang diharapkan oleh analis pasar. 

“Harga minggu lalu yang berjalan flatdan rangesempit cenderung dipengaruhi oleh penguatan pounds di tiga hari terakhir, dan penguatan yen. Sebagai akibatnya pasangan GBP/JPY lebih dominan mengikuti pergerakan Yen yang masih berfungsi sebagai asset lindung nilai,” ungkapnya.

Secara teknikal, pergerakan harga menunjukkan pola falling wedge, dengan bias divergensi yang kental. Sehingga, Sutopo meyakini pasangan GBP/JPY berpotensi untuk naik, dilihat dari pola divergensi yang terbentuk.

Selain itu, harga saat ini berada di bawah EMA 20, 50, 200 dan bergerak tipis mendatar. “Sewaktu-sewaktu pasangan ini bisa naik, karena ada penumpulan minat jual, sama halnya dengan pasangan GBP/USD,” ujarnya.

Adapun untuk level supportterdekat di harga 135 sebagai harga psikologis. Resistanceterdekat 136 dan 136,25. Secara keseluruhan, pasangan ini masih dalam trend bearishyang sudah mulai memudar. 
Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Yoyok Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Yoyok Video Pilihan
Artikel Asli

Investasi

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

Published

on

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

FINANCEROLL -JAKARTA. Harga emas kembali turun tipis. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (31/7) pukul 14.35 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.430,66 per ons troi.

Harga emas ini 0,02% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya US$ 1.430,88 per ons troi. Sedangkan, harga emas berjangka pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange malah naik 0,08% ke level US$ 1.443,00 per ons troi dibandingkan dengan kemarin US$ 1.441,80 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

Bloombergmelaporkan, harga emas masih akan mengalami reli dan bisa jadi menuju kenaikan di level tertinggi karena bank sentral menandatangani kebijakan moneter.

Reserve Federaldiperkirakan akan memangkas suku bunga AS sebesar seperempat persentase poin pada hari Rabu.

Analis dan pedagang emas sedang mencari penegasan dari Ketua The Fed, Jerome Powell bahwa pengurangan suku bunga bisa menaikkan harga emas, meskipun memang harga logam mulia mungkin telah maju dengan sendirinya.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

“Pasar dapat dengan mudah menarik kembali setelah pemotongan tanpa reli emas secara keseluruhan diubah, dan itu sangat mungkin, kata James Steel, Kepala Analis Logam mulia di HSBC Securities (USA) Inc kepadaBloomberg, Rabu (31/7).

Masalah perdagangan antara AS-China masih akan memengaruhi volatilitas pasar keuangan, yang kemungkinan akan membantu emas pada pembelian safe-haven.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah masih menguat 0,08% di level Rp 14.017 per dolar AS (Pukul 14.05 WIB)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah masih terus menguat terhadap dolar AS. Dari dataBloomberg Rabu (31/7) Pukul 14.05 WIB rupiah berada pada level Rp 14.017 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, rupiah menguat karena semakin dekat dengan hari dimana The Fed akan mengumumkan tingkat suku bunganya dan juga masih ada pengaruh terkait data PMA yang dirllis.

Selain itu, David juga mengatakan bahwa rupiah dipengaruhi oleh data indeks kepercayaan konsumen dari AS.

Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah siang ini menguat terhadap dolar AS. Dari data Bloomberg Rabu (31/7) Pukul 13.08 WIB rupiah berada pada level Rp 14.012 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,11% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah terus menguat 0,12% di level Rp 14.011 per dolar AS

Rupiah menjadi salah satu dari tiga mata uang lainnya di Asia yakni yuan China yang menguat 0,12% dan pesso Filipina yang menguat 0,12%.

Sedangkan mayoritas mata uang regional melemah terhadap dolar AS pagi ini. Mata uang regional dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS pagi ini adlaah rupee India yang melemah 0,18%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan melemah 0,04%, yen Jepang melemah 0,03%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya pagi ini ada di 98,07, menguat tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 98,05.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.