Connect with us

Saham

Operasional Mal Dibatasi, Saham Matahari & MAP Rontok!

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga saham emiten peritel yang berjualan di mal rontok pada perdagangan sesi I, Rabu ini (16/12/2020). Investor tampaknya melepas saham ritel karena merespons pembatasan jam operasional mal.

Berdasarkan data perdagangan, saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) drop 1,72% ke level harga Rp 114/unit. Nilai transaksi saham ini mencapai Rp 534 juta.

Lalu saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MPPA), pemilik gerai sejumlah merek ternama di mal-mal seperti SOGO, Sport Station, Starbucks dan sejumlah merek lainnya, terkoreksi 1,69% ke harga Rp 880.

Meski demikian, saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik tipis 0,73% di level Rp 1.380 dan saham PT Hero Supermarket Tbk (HERO) minus 0,57% di posisi Rp 875.

Seperti diketahui, untuk mencegah penularan virus corona saat libur Natal dan Tahun Baru 2020, pemerintah akan memberlakukan kebijakan pengetatan terukur.

“Kita bukan menerapkan PSBB, tapi akan menerapkan kebijakan pengetatan yang terukur dan terkendali, supaya penambahan kasus dan kematian bisa terkendali dengan dampak ekonomi yang relatif minimal,” ujar Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan di Jakarta Selasa (15/12/2020).

Luhut mengatakan bahwa usulan intervensi yang akan dilakukan adalah

“Pengetatan masyarakat secara terukur meliputi WFH [work from home] 75%, pelarangan perayaan tahun baru diseluruh provinsi, dan pembatasan jam operasional mall, restoran, tempat hiburan sampai pukul 19.00 untuk Jabodetabek dan 20.00 untuk zona merah di Jabar, Jateng dan Jatim,” jelas Luhut.

Sumber Berita : CNBC Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Saham