Kisah Sedih Rupiah: Terlemah di Asia
Nasional

Kisah Sedih Rupiah: Terlemah di Asia

Finroll.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Namun jelang penutupan pasar, rupiah berhasil menipiskan pelemahannya secara signifikan.

Pada Rabu (24/7/2019), US$ 1 dihargai Rp 13.990 kala penutupan pasar spot. Rupiah melemah tipis 0,07% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kala pembukaan pasar, rupiah belum melemah meski tidak menguat juga. Stagnan saja di Rp 13.980/US$.

Namun kemudian rupiah terjerumus ke zona merah. Bahkan depresiasi rupiah semakin dalam dan dolar AS menembus Rp 14.000.

Selepas tengah hari, depresiasi rupiah mulai tertahan. Depresiasi rupiah terus menipis dan dolar AS kembali ke bawah Rp 14.000.

Andai masih ada waktu, bukan tidak mungkin rupiah berbalik menguat. Sebab berbagai mata uang Asia lainnya mampu terapresiasi setelah sempat tertekan.

Kala penutupan pasar spot valas Indonesia, tinggal rupiah, rupee India, dan dolar Hong Kong yang masih melemah. Mata uang utama Benua Kuning lainnya sudah mampu mencatatkan apresiasi di hadapan dolar AS.

Akibat dari mata uang Asia yang sudah berbalik menguat, rupiah masih menjadi penghuni dasar klasemen. Walau pelemahan rupiah sudah menipis signifikan, rupiah tetap menjadi yang terlemah di Asia.

Sedihnya lagi, pelemahan hari ini menjadi yang ketiga secara beruntun. Kali terakhir rupiah melemah tiga hari berurutan adalah pada 13-17 Juni.
Artikel Asli

Leave a Comment

Ryquell Armstead Womens Jersey