Connect with us

Analisa

IHSG Terjun ke Level Bawah 5.000 Akibat PSBB Total Anies

FINANCEROLL.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada pembukaan perdagangan Kamis (10/9) pagi. Indeks rontok di kisaran 3,7 persen, minus 190-an poin ke level 4.900-an.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menyebut pelemahan disebabkan oleh PSBB total DKI Jakarta.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan akan kembali memberlakukan PSBB total demi menekan penularan virus corona di ibu kota mulai 14 September mendatang.

Status darurat ibu kota, kata Hans, memberikan sentimen negatif. Investor khawatir indeks akan merosot seperti kala covid-19 masuk RI pada Maret lalu.

“Karena PSBB lagi, sentimen benar-benar negatif. Orang khawatir seperti Maret lagi. Mengalami kemunduran ekonomi yang cukup besar, terbukti kuartal II minus cukup besar,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/9).

Namun, ia memproyeksikan indeks tak akan terjun seburuk pada Maret-April lalu. Hanya saja, untuk jangka pendek memang indeks bakal tertekan.

Mengutip RTI Infokom, pasar dibuka pada posisi 5.084, fluktuasi dengan kisaran antara 5.084 – 4.925. Sebanyak 374 saham tercatat tertekan, 32 menguat, dan 81 stagnan pada pukul 09.35 WIB.

Investor asing tercatat melepas kepemilikan senilai US$353 miliar.

Selain itu, angka penyebaran covid-19 yang belum kunjung mereda diramalnya turut membebani pergerakan indeks hari ini. Sehingga, dia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.059 – 5.188 dan resistance 5.337 – 5.381.

Sementara, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut pergerakan indeks masih dipengaruhi kekhawatiran tingginya kasus covid-19 di Indonesia yang akan mempengaruhi perekonomian hingga akhir kuartal III 2020.

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.085 – 5.117 dan resistance 5.198 – 5.247

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Analisa