Connect with us

Saham

IHSG Bisa Naik Lagi setelah UU Stimulus AS Keluar

Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa naik lagi setelah adanya sentimen positif dari Amerika Serikat (AS) sejak ditandatanganinya tagihan bantuan covid-19 senilai USD900 miliar menjadi undang-undang.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan hal ini menjadi pendorong bursa saham Dow Jones kembali menguat sebesar 0,68 persen dan jika dikombinasikan dengan penguatan EIDO sebesar 2,24 persen, maka berpotensi menjadi katalis pendorong penguatan IHSG hari ini.

“Di samping itu, penguatan harga batu bara sebesar 1,01 persen berpotensi mendorong naik saham di bawah komoditas tersebut,” kata dia dalam risetnya, Selasa, 29 Desember 2020.

Akan tetapi, lanjutnya, investor jangan terlalu terlena dan terbuai dengan kondisi penguatan tersebut karena di awal 2021 sektor pariwisata dan sektor penerbangan akan kena pukulan akibat penutupan seluruh penerbangan internasional masuk ke Indonesia serta rencana penerapan PSBB ketat di DKI Jakarta, sebagai pusat perekonomian Indonesia, jika penderita covid-19 meningkat.

“Kedua hal tersebut menjadi sinyal buruk bagi market,” tegas dia.

Pergerakan IHSG kemarin ditutup naik. IHSG bergerak dalam rentang 5.979 hingga 6.095. IHSG mendapatkan sentimen positif dari gerak bursa saham AS. IHSG ditutup naik 70,26 poin atau 1,17 persen ke level 6.093 pada perdagangan Senin, 28 Desember 2020. Volume perdagangan rata-rata sebanyak 161 juta. IHSG juga sudah minus 3,02 persen secara year to date.

Sumber Berita : Medcom

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Saham