Connect with us


Stock Market

Harga minyak turun tertekan kekhawatiran permintaan yang lebih lemah

Published

on

harga-minyak-turun

Analis juga mencatat bahwa ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang sedang berlangsung telah memicu kekhawatiran atas melemahnya permintaan minyak di Timur TengahNew York (ANTARA) – Harga minyak dunia lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), meskipun ada penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat minggu lalu, karena investor khawatir tentang melemahnya permintaan global.

Untuk pekan yang berakhir 19 Juli, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 10,8 juta barel dari minggu sebelumnya, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu (24/7/2019).

Namun pada 445 juta barel, persediaan minyak mentah AS sekitar dua persen di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini.

Penurunan itu karena gangguan yang disebabkan oleh badai Teluk Meksiko awal bulan ini dan dipandang sebagai "peristiwa satu kali", kata seorang pakar energi kepada MarketWatch.

Baca juga: Minyak naik di Asia dipicu penurunan stok AS, ketegangan Timur Tengah

Analis juga mencatat bahwa ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang sedang berlangsung telah memicu kekhawatiran atas melemahnya permintaan minyak di Timur Tengah.

Kepala Komando Korps Pengawal Revolusi Islam pada Rabu (24/7/2019) membantah bahwa drone atau pesawat tanpa awak Iran telah jatuh oleh Amerika Serikat di Selat Hormuz baru-baru ini.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tindakan AS Kamis lalu, mengklaim bahwa pesawat tak berawak Iran "dihancurkan" di Selat Hormuz.

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 0,89 dolar AS menjadi menetap pada 55,88 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September turun 0,65 dolar AS menjadi ditutup pada 63,18 dolar per barel di London ICE Futures Exchange. Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Pasar Saham

IHSG melanjutkan penurunan ke 6.212

Published

on

By

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan. Selasa (17/9) pukul 9,07 WIB, IHSG turun 7 poin atau 0,12% ke 6.212.

Empat sektor turun di awal perdagangan. Sektor industri dasar turun 0,62%. Sektor keuangan turun 0,41%. Sektor konstruksi dan properti melemah 0,47%. Sedangkan sektor aneka industri turun 0,26%.

Sektor barang konsumen yang kemarin merosot kini berbalik arah dengan penguatan 0,77%. Sektor tambang masih menguat 0,45%. Sektor infrastruktur menguat 0,42% dan sektor manufaktur naik 0,18%.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham Profindo Sekuritas untuk perdagangan Selasa (17/9)

Baca Juga: IHSG tumbang, simak rekomendasi MNC Sekuritas untuk hari ini

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 33 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 23,8 miliar, GGRM Rp 18 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 18,5 miliar.

Saham-saham dengan net buy asing terbesar adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 8,2 miliar, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) Rp 3 miliar, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 2,1 miliar.

Continue Reading

Stock Market

Pasar Asia Bervariasi, Rapat Bank Sentral Jadi Fokus Minggu Ini

Published

on

By

bursa-shanghai-001

Bursa Asia bervariasi dalam sesi perdagangan Senin pagi dan sejumlah Rapat Dewan Kebijakan Bank Sentral akan menjadi fokus dalam minggu ini.

Federal Reserve AS diperkirakan kembali menurunkan suku bunga pada akhir Rapat Dewan Kebijakan yang berlangsung dua hari dan pengumumannya akan disampaikan Rabu. Sementara pada hari Kamis juga akan dilaksanakan Rapat Dewan Kebijakan di Jepang, Inggris, Norwegia dan Swiss.

Indeks Hang Seng turun 1,1% pada 10:30 ET (09:30 WIB) karena Hong Kong memasuki pekan demonstrasi kelima belas. Puluhan ribu pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan pada hari Minggu bahkan setelah polisi menolak acara tersebut.

Tawaran pengambilalihan oleh Hong Kong Exchange and Clearing Ltd (HK: 0388) (HKEX) untuk London Stock Exchange Group (LSE) ditolak pada akhir pekan. People’s Daily, media milik pemerintah Cina, memuji LSE karena mengutip ikatan yang ada dengan Shanghai Stock Exchange.

“Kekhawatiran terus-menerus” tentang Hong Kong tetap ada mengingat kerusuhan politik saat ini, People’s Daily menulis pada hari Sabtu, menilai bahwa penolakan LSE terhadap tawaran HKEX menunjukkan keraguan atas potensi pengembangan Hong Kong.

Shanghai Composite naik tipis 0,1%, sedangkan Shenzhen Component turun 0,2%.

Data menunjukkan pada Senin pagi bahwa produksi industri Hong Kong naik 4,4% pada Agustus dari tahun sebelumnya, kurang dari yang diperkirakan 5,2% dan Juli 4,8%. Penjualan ritel naik 7,5% tahun ke tahun selama sebulan, dibandingkan dengan yang diharapkan 7,9%. Pertumbuhan investasi aset tetap berada di 5,5%, sedikit lebih rendah dari 5,6% yang diperkirakan para analis.

Di front perdagangan Cina-AS, pejabat AS dan Cina dilaporkan bertemu minggu ini sebelum pembicaraan yang direncanakan antara para negosiator perdagangan senior di bulan Oktober.

Beijing membebaskan beberapa produk pertanian dari tarif tambahan untuk barang-barang AS minggu lalu dan Presiden Donald Trump menunda kenaikan tarif barang-barang Cina tertentu dalam dua minggu.

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan dalam wawancara dengan media Rusia bahwa “sangat sulit” bagi ekonomi Cina untuk tumbuh pada tingkat 6%. Wawancara ini dipublikasikan di situs web pemerintah Cina.

“Bagi China untuk mempertahankan pertumbuhan 6% atau lebih sangat sulit dalam kondisi global yang rumit saat ini,” kata Li.

PDB Cina tumbuh 6,3% pada paruh pertama tahun 2019.

Nikkei 225 Jepang naik 1,1%. KOSPI Korea Selatan diperdagangkan 0,3% lebih tinggi.

Continue Reading

Stock Market

IHSG ditutup menguat, didorong sentimen positif pertumbuhan investasi

Published

on

Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II …Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat seiring naiknya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 77,96 poin atau 1,24 persen ke posisi 6.377. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 12,93 poin atau 1,28 persen menjadi 1.020,28.

"Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II dan meredanya efek rebalancing Index LQ45 dan IDX30," kata Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp103,04 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 493.923 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,66 miliar lembar saham senilai Rp8,74 triliun. Sebanyak 270 saham naik, 152 saham menurun, dan 137 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 92,51 poin (0,43 persen) ke 21.709,31, Indeks Hang Seng menguat 40,09 poin (0,14 persen) ke 28.146,5, dan Indeks Straits Times menguat 4,15 poin (0,12 persen) ke posisi 3.350,54.

Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 0,39 persen

Baca juga: Bursa saham Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,14

  Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.