Harga Minyak Naik di Tengah Kemelut atas Arab Saudi
Komoditi

Harga Minyak Naik di Tengah Kemelut atas Arab Saudi

© Reuters.  Harga minyak menguat pada Senin pagi© Reuters. Harga minyak menguat pada Senin pagi

Investing.com – Harga minyak naik pada Senin pagi di Asia menyusul ketegangan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi akibat hilangnya secara tiba-tiba kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi, dan Kerajaan membantah terlibat.

untuk penyerahan November melaju 1,12% ke $72,13 per barel pada pukul 11.40 WIB di Bursa Perdagangan New York (NYMEX), sementara untuk pengiriman Desember meningkat 1,22% menjadi $81,41 per barel di Bursa Intercontinental London.

Arab Saudi berada di bawah tekanan kuat karena wartawan Saudi dan kritikus kerajaan Khashoggi hilang setelah ia terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen pengesah tunangan dengan kekasihnya warga Turki, menurut CNN. Karena Arab Saudi adalah salah satu eksportir minyak terbesar di dunia, berita ini telah memicu kekhawatiran pasar di pasar minyak.

“Pasar telah kembali menyatakan kekhawatiran atas ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah AS dan Saudi saling jual beli komentar atas lenyapnya jurnalis Saudi, yang menyebabkan lonjakan harga,” Wang Xiao, kepala penelitian minyak mentah dengan Guotai Junan Futures, mengatakan kepada Reuters pada hari Senin.

Pada hari Minggu, CNBC melaporkan bahwa pemerintah Inggris, Perancis dan Jerman juga mendesak “investigasi yang kredibel untuk mencari kebenaran tentang apa yang terjadi, dan – jika relevan – untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas hilangnya Jamal Khashoggi, dan memastikan bahwa pelaku bisa dihukum. “

Dalam sebuah wawancara dengan berita CBS, Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menjatuhkan “hukuman berat” di Arab Saudi atas hilangnya Khashoggi. Namun, ia meninggalkan opsi untuk menjatuhkan sanksi pada negara dan mengatakan ia tidak akan menghentikan penjualan peralatan militer kepada kerajaan itu.

“Saya akan memberi tahu Anda apa yang tidak ingin saya lakukan,” kata Trump kepada CBS. “Saya tidak ingin melukai pekerjaan. Saya tidak ingin kehilangan pesanan seperti itu. Dan Anda tahu apa, ada cara lain untuk menghukum. Ada banyak yang dipertaruhkan. Dan, mungkin terutama karena pria ini adalah seorang reporter. Ada sesuatu, Anda akan terkejut mendengar saya mengatakan itu, ada sesuatu yang sangat mengerikan dan menjijikkan tentang hal itu jika itu masalahnya. Kami akan sampai ke dasar dan akan ada hukuman yang berat.”

Di sisi permintaan, Reuters melaporkan bahwa Korea Selatan menghentikan impor minyak dari Iran untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

“Langkah Korea Selatan untuk menghentikan impor minyak Iran memberi kepercayaan pasar pada harga,” sebut Chen Kai, kepala penelitian dengan pialang berjangka Shengda Futures, mengatakan.

Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.

Leave a Comment