Cadangan AS Meningkat, Harga Minyak Beragam
Komoditi

Cadangan AS Meningkat, Harga Minyak Beragam

Harga minyak bergerak variasi pada Rabu pagi di sesi AsiaHarga minyak bergerak variasi pada Rabu pagi di sesi Asia

Investing.com – Harga minyak bergerak beragam pada Rabu pagi di sesi Asia setelah persediaan minyak mentah Amerika Serikat meningkat dan pasar bersiap menghadapi pertumbuhan produksi minyak di negara itu.

untuk penyerahan November turun tipis 0,01% menjadi $75,22 per barel pada pukul 09.52 WIB di Bursa Perdagangan New York (NYMEX), sementara Bursa Intercontinental London menunjukkan bahwa untuk penyerahan Desember naik tipis 0,02% menjadi $84,82 per barel.

American Petroleum Institute (API) mengatakan pada hari Selasa bahwa persediaan minyak mentah komersial AS meningkat sebesar 907.000 barel dalam sepekan hingga 28 September menjadi 400,9 juta, sementara kilang minyak mentah jatuh sebanyak 158.000 barel per hari.

Data pemerintah dari Badan Informasi Energi akan dirilis pada hari Rabu.

Cadangan yang meningkat ini dikaitkan dengan pertumbuhan produksi minyak mentah yang terus-menerus berlanjut di AS, dan jumlah telah melonjak sebesar sepertiga sejak pertengahan 2016 menjadi 11,1 juta bph.

“Kami mengharapkan produksi minyak mentah AS untuk tahun ini keluar sebanyak 11,3 juta barel per hari,” ungkap bank Barclays (LON:) pada hari Selasa.

Di tempat lain, produksi minyak Rusia juga dilaporkan melonjak ke posisi tertinggi melewati Soviet pada bulan September. Rusia menghasilkan rekor 11.356 juta bph, menurut data unit CDU-TEK dari Kementerian Energi pada hari Selasa.

Langkah ini menandakan bahwa Rusia menghapus potongan 300.000 bph yang disepakati dengan OPEC pada tahun 2016, dan menambahkan lebih dari 100.000 bph.

“Tidak mengherankan pertumbuhan kemampuan Rusia selama kebijakan pengurangan ini, investasi terus berlanjut, dan begitu juga aktivitas hulu. Ini telah menciptakan ‘kelebihan’ yang akan diserap lebih lanjut pada tahun 2019,” jelas Matthew Sagers, direktur pelaksana penelitian energi Rusia dan Kaspia di HIS Inc.

Menjelang sanksi minyak mentah AS terhadap Iran, yang akan berlaku bulan depan, pengekspor minyak menandatangani perjanjian dengan Suriah pada hari Selasa untuk membangun pembangkit listrik di kota pesisir Suriah Latakia dalam proyek senilai $475 juta. Ini diperkirakan akan diluncurkan pada 2019.

Unit gas pertama pembangkit listrik Latakia diperkirakan akan selesai dalam 15 bulan, sementara unit kedua akan memakan waktu sekitar dua tahun untuk diselesaikan. Unit ketiga di pabrik akan dibangun di sungai dan direncanakan akan selesai dalam waktu 34 bulan, menurut media Iran.

Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.

Leave a Comment