Connect with us


Investasi

Bergerak tak wajar, BEI hentikan sementara perdagangan saham Indo Komoditi (INCF)

Published

on

FINANCEROLL –  JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) pada perdagangan Selasa 16 Juli 2019.

Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham emiten INCF tersebut. Penghentian perdagangan ini dalam rangka cooling down.

Baca Juga: Saham Indo Komoditi (INCF) kembali anjlok 34,4%, meski telah masuk UMA

Pengumuman penghentian sementara ini diumumkan BEI dalam keterbukaan informasi. BEI melakukan penghentian sementara perdagangan saham INCF di pasar reguler dan pasar tunai, tujuannya adalah memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham INCF.

Baca Juga: Saham Indo Komoditi (INCF) jadi top losers, begini kinerjanya

Seperti diketahui, pada perdagangan Senin (15/7), saham INCF kembali menjadi top losers untuk tiga hari berturut-turut pada . Saham INCF anjlok 34,4% ke level Rp 82 per saham, setengah jam menjelang tutup bursa. Pada harga pembukaan, INCF masih Rp 125 per saham.

Baca Juga: Sepekan naik 95,35%, saham Indo Komoditi Korpora (INCF) masuk UMA

Penurunan saham INCF ini terjadi meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan penurunan saham INCF di luar kebiasaan (Unusual Market Activity) pada hari Jumat (12/7). Kendati demikian, saham INCF tetap turun.

Berdasarkan data RTI, tercatat 150,8 juta saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 16,3 miliar dan frekuensi transaksi 7,646 kali. Dalam sepekan saham INCF telah anjlok 68,94% dengan total volume perdagangan 524,6 juta dan nilainya mencapai Rp 84,1 miliar.
Reporter: Noverius Laoli
Editor: Noverius Laoli Reporter: Noverius Laoli
Editor: Noverius Laoli Video Pilihan
Artikel Asli

Investasi

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

Published

on

Harga emas kembali turun 0,02% di level US$ 1.430,66 per ons troi (Pukul 14.35 WIB)

FINANCEROLL -JAKARTA. Harga emas kembali turun tipis. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (31/7) pukul 14.35 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.430,66 per ons troi.

Harga emas ini 0,02% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya US$ 1.430,88 per ons troi. Sedangkan, harga emas berjangka pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange malah naik 0,08% ke level US$ 1.443,00 per ons troi dibandingkan dengan kemarin US$ 1.441,80 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

Bloombergmelaporkan, harga emas masih akan mengalami reli dan bisa jadi menuju kenaikan di level tertinggi karena bank sentral menandatangani kebijakan moneter.

Reserve Federaldiperkirakan akan memangkas suku bunga AS sebesar seperempat persentase poin pada hari Rabu.

Analis dan pedagang emas sedang mencari penegasan dari Ketua The Fed, Jerome Powell bahwa pengurangan suku bunga bisa menaikkan harga emas, meskipun memang harga logam mulia mungkin telah maju dengan sendirinya.

Baca Juga: Harga emas akhirnya naik 0,02% di level US$ 1.431,11 per ons troi (Pukul 13.14 WIB)

“Pasar dapat dengan mudah menarik kembali setelah pemotongan tanpa reli emas secara keseluruhan diubah, dan itu sangat mungkin, kata James Steel, Kepala Analis Logam mulia di HSBC Securities (USA) Inc kepadaBloomberg, Rabu (31/7).

Masalah perdagangan antara AS-China masih akan memengaruhi volatilitas pasar keuangan, yang kemungkinan akan membantu emas pada pembelian safe-haven.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah masih menguat 0,08% di level Rp 14.017 per dolar AS (Pukul 14.05 WIB)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah masih terus menguat terhadap dolar AS. Dari dataBloomberg Rabu (31/7) Pukul 14.05 WIB rupiah berada pada level Rp 14.017 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, rupiah menguat karena semakin dekat dengan hari dimana The Fed akan mengumumkan tingkat suku bunganya dan juga masih ada pengaruh terkait data PMA yang dirllis.

Selain itu, David juga mengatakan bahwa rupiah dipengaruhi oleh data indeks kepercayaan konsumen dari AS.

Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Adrianus Octaviano, Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Investasi

Rupiah menguat 0,11% di level Rp 14.012 per dolar AS (Pukul 13.08)

Published

on

FINANCEROLL -JAKARTA. Rupiah siang ini menguat terhadap dolar AS. Dari data Bloomberg Rabu (31/7) Pukul 13.08 WIB rupiah berada pada level Rp 14.012 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,11% dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di level Rp 14.028 per dolar AS.

Sedangkan di JISDOR rupiah di level Rp 14.026 per dolar AS atau menguat 0,06% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.034 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah terus menguat 0,12% di level Rp 14.011 per dolar AS

Rupiah menjadi salah satu dari tiga mata uang lainnya di Asia yakni yuan China yang menguat 0,12% dan pesso Filipina yang menguat 0,12%.

Sedangkan mayoritas mata uang regional melemah terhadap dolar AS pagi ini. Mata uang regional dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS pagi ini adlaah rupee India yang melemah 0,18%, dolar Singapura melemah 0,05%, dolar Taiwan melemah 0,04%, yen Jepang melemah 0,03%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya pagi ini ada di 98,07, menguat tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 98,05.
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini Video Pilihan
Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.