Investasi

BEI: Danayasa Arthatama (SCBD) akan delisting sukarela

FINANCEROLL – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, perusahaan pengembang properti PT Danayasa Arthatama Tbk (SCDB) berencana untuk melakukan penghapusan pencatatan efek (delisting) secara sukarela.

Terkait dengan alasandelisting sukarela ini, Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, BEI masih akan meminta keterangan lebih lanjut dari SCBD. Untuk itu, BEI akan menggelar dengar pendapat (hearing) dengan perusahaan tersebut.  Baca Juga Akan delisting, BEI suspensi saham Danayasa Arthatama (SCBD) Hampir Dua Tahun Disuspensi, Perusahaan yang Diawasi Tomy Winata Berencana Delisting

“Kami akan melakukan hearing di minggu ini untuk mengklarifikasi hal tersebut,” kata Nyoman kepada wartawan, Rabu (17/7).

Saat ditanyai kemungkinan SCBD akan melakukan tender offer, Nyoman belum bisa mengonfirmasi hal tersebut.

Yang jelas, menurut dia, pelaksanaan delisting ini akan merujuk pada peraturan mengenaidelisting-relisting. “Ada kewajiban untuk membeli saham kembali,” ucap dia.

Sebelumnya, BEI telah mengirimkan surat kepada SCBD sebagai pengingat adanya potensi delisting.

Alasannya, perusahaan yang menempatkan Tomy Winata sebagai komisaris utamanya ini tidak memenuhi ketentuan V.2 Peraturan Bursa No.1-A. Mengacu aturan tersebut, perusahaan terbuka diwajibkan memiliki pemegang saham minimal 300 pihak.

Merujuk keterbukaan informasi yang disampaikan SCBD pada 12 Juni lalu, Sekretaris Perusahaan Danayasa Arthatama Pesta Uli Sitanggang mengatakan, jumlah pemegang saham perusahaan ini hanya 74 pihak.

Terkait rencana delisting tersebut, BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham SCBDdi pasar negosiasi mulai sesi I perdagangan Rabu (17/7).

Sebelumnya, suspensi telah diterapkan di pasar reguler dan tunai sejak 31 Juli 2017 atau hampir dua tahun silam. Dengan begitu, suspensi saham SCBD telah berlaku di seluruh pasar.
Reporter: Nur Qolbi
Editor: Herlina Kartika Reporter: Nur Qolbi
Editor: Herlina Kartika Video Pilihan
Artikel Asli

Related posts

Simak masa penawaran tender over saham Gihon Telekomunikasi oleh Tower Bersama (TBIG)

kontan.co.id

Kinerja emiten CPO diramalkan masih belum pulih di akhir tahun

kontan.co.id

Wijaya Karya meraup dana Rp 2,97 triliun untuk pembangunan kawasan pariwisata di Bali

kontan.co.id

Leave a Comment

Testosterone undecanoate only cycle Winstrol depot online Anastrozole cycle length Buying oxandrolone online in australia Buy legal fluoxymesterone in australia Buying legal anavar online in australia Buy turinabol pills Buy testogel in uk Buy primobolan in australia Clenbuterol pill
Human chorionic gonadotropin for sale in australia Winstrol buy in usa online Buying halotestin online in australia Injectable anavar for sale online in uk Liquid andriol Nandrolone decanoate buy in australia Nandrolone decanoate for sale in uk Safe arimidex dose Proviron cycles Testosterone cypionate dose