Begini prospek investasi pasca putusan MK
Investasi

Begini prospek investasi pasca putusan MK

FINANCEROLL – JAKARTA. Hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandi. Keputusan ini dinilai akan memberi kepastian bagi investor dalam berinvestasi. Maklum, sentimen perkembangan pemilu menjadi salah satu indikator yang mempengaruhi prospek investasi dalam negeri. 
 
Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan putusan MK tentang sengketa pilpres yang menolak seluruh gugatan kubu Prabowo-Sandiaga membuat tensi politik menurun. Dengan catatan pihak penggugat bisa menerima apapun hasil keputusan MK.
 
Lebih lanjut dia bilang dalam jangka pendek setidaknya sentimen ini membawa angin segar untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kata dia pasar saham adalah investasi paling menggiurkan pada saat ini.  

Terbukti, Kamis (27/6) IHSG ditutup menguat 0,67% di level 6.352,71. Kata Rudiyanto ada dua sektor yang cukup prospektif dengan kondisi saat ini.
 
Pertama, sektor properti karena secara tidak langsung sektor ini mendapatkan vitamin dari sektor konstruksi yang mana jadi salah satu fokus dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin ke depan.  
 
Kedua, sektor komoditas, kata Rudy perlu dicatat yang prospeknya bagus adalah emiten komoditas yang valuasinya murah.  Namun, risiko yang harus diperhatikan adalah perkembangan harga komoditi untuk ekspor dan impor yang nantinya berdampak terhadapcurrent account deficit.
 
Nah, dalam jangka menengah dan panjang katalis lain berasal dari rencana pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI).  “Sektor properti menggiurkan karena tren penurunan bunga dan banyak insentif pemerintah,” kata Rudiyanto kepada Kontan.co.id, Kamis (27/6).
 
Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa menilai dengan selesainya episode pilpres, investor akan lega karena hilangnya faktor ketidakpastian dari domestik.
 
Dia masih optimistis terhadap pasar saham dan obligasi. Selain katalis potensi kelonggaran suku bunga di tahun ini, dia menambahkan ke depan beberapa kebijakan fiskal bisa membantu kedua instrumen investasi itu. 
Baca Juga Asing jual bersih, IHSG bertahan menguat 0,67% ke 6.352 di akhir perdagangan hari ini IHSG menguat 37 poin hingga akhir perdagangan sesi I IHSG menyusul penguatan bursa Asia Ini 10 saham yang harganya turun dalam, Rabu (26 Juni 2019)

“Jika berjalan mulus, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Alvin kepada Kontan.co.id, Kamis, (27/5).
 
Alvin memprediksi sampai akhir tahun IHSG dapat melaju ke level 6.600 dan yield obligasi untuk tenor 10 tahun di level 7%. 

Sementara Rudiyanto memproyeksi IHSG akan bergerak di kisaran 7.200-7.400 sampai akhir 2019.
Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Herlina Kartika Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Herlina Kartika Video Pilihan
Artikel Asli

Related posts

Pelita Samudera Shipping (PSSI) tambah pinjaman untuk ekspansi armada

kontan.co.id

Rupiah menguat ke Rp 14.182 hari ini, bagaimana nasib besok?

kontan.co.id

Kenaikan harga SUN terbatasi kenaikan imbal hasil US treasury

kontan.co.id

Leave a Comment