Connect with us


Stock Market

Bahana Sekuritas: Ada aksi demo, prospek pasar saham masih menjanjikan

Published

on

P90523-165025

investor baik asing maupun domestik melihat valuasi indeks dalam negeri masih sangat menarik baik jangka menengah maupun panjang. Kendati demikian, investor masih belum sepenuhnya yakin hingga nanti penetapan secara resmi presiden dan wakil presidenJakarta (ANTARA) – Kepala Riset Bahana Sekuritas Lucky Ariesandi menilai bahwa meski dalam beberapa hari terakhir ada aksi demonstrasi, yang bahkan sempat ricuh dan menelan korban jiwa, prospek pasar saham domestik masih menjanjikan.

"Prospek pasar saham Indonesia masih cukup menjanjikan sepanjang tahun ini, meski selama kuartal pertama dan dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan akibat aksi demo yang memprotes hasil pilpres. Namun koreksi ini diperkirakan hanya sementara," ujar Lucky saat diskusi dengan awak media di Jakarta, Kamis.

Menurut Lucky, investor baik asing maupun domestik melihat valuasi indeks dalam negeri masih sangat menarik baik jangka menengah maupun panjang. Kendati demikian, investor masih belum sepenuhnya yakin hingga nanti penetapan secara resmi presiden dan wakil presiden yang baru sehingga indeks masih berpotensi terkoreksi.

"Jadi memang potensi koreksi masih ada. Tapi kalau dilihat dari 'earning growth' yang masih bagus, indeks harusnya sih sampai akhir tahun trennya positif," kata Lucky.

Ia memperkirakan, indeks sampai akhir tahun akan berada di kisaran 6.600-6.800, yang masih akan dipengaruhi oleh kondisi perekonomian global dan domestik.

Perkiraan ini sejalan dengan proyeksi Bahana atas pendapatan korporasi yang diperkirakan akan tumbuh sekitar 13 persen pada tahun ini.

"Pendapatan korporasi bisa saja terkoreksi ke kisaran 10-11 persen pada tahun ini, bila perang dagang yang berlanjut mempengaruhi kinerja perusahaan di sektor komoditas dan tekstil," ujar Lucky.
Baca juga: APEI nilai aksi 22 Mei tidak pengaruhi investor pasar modal
Baca juga: IHSG kembali tembus 6.000 karena kondusifnya Jakarta
 Warga mencari kerabat di RS Tarakan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Pasar Saham

IHSG melanjutkan penurunan ke 6.212

Published

on

By

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan. Selasa (17/9) pukul 9,07 WIB, IHSG turun 7 poin atau 0,12% ke 6.212.

Empat sektor turun di awal perdagangan. Sektor industri dasar turun 0,62%. Sektor keuangan turun 0,41%. Sektor konstruksi dan properti melemah 0,47%. Sedangkan sektor aneka industri turun 0,26%.

Sektor barang konsumen yang kemarin merosot kini berbalik arah dengan penguatan 0,77%. Sektor tambang masih menguat 0,45%. Sektor infrastruktur menguat 0,42% dan sektor manufaktur naik 0,18%.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham Profindo Sekuritas untuk perdagangan Selasa (17/9)

Baca Juga: IHSG tumbang, simak rekomendasi MNC Sekuritas untuk hari ini

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 33 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 23,8 miliar, GGRM Rp 18 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 18,5 miliar.

Saham-saham dengan net buy asing terbesar adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 8,2 miliar, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) Rp 3 miliar, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 2,1 miliar.

Continue Reading

Stock Market

Pasar Asia Bervariasi, Rapat Bank Sentral Jadi Fokus Minggu Ini

Published

on

By

bursa-shanghai-001

Bursa Asia bervariasi dalam sesi perdagangan Senin pagi dan sejumlah Rapat Dewan Kebijakan Bank Sentral akan menjadi fokus dalam minggu ini.

Federal Reserve AS diperkirakan kembali menurunkan suku bunga pada akhir Rapat Dewan Kebijakan yang berlangsung dua hari dan pengumumannya akan disampaikan Rabu. Sementara pada hari Kamis juga akan dilaksanakan Rapat Dewan Kebijakan di Jepang, Inggris, Norwegia dan Swiss.

Indeks Hang Seng turun 1,1% pada 10:30 ET (09:30 WIB) karena Hong Kong memasuki pekan demonstrasi kelima belas. Puluhan ribu pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan pada hari Minggu bahkan setelah polisi menolak acara tersebut.

Tawaran pengambilalihan oleh Hong Kong Exchange and Clearing Ltd (HK: 0388) (HKEX) untuk London Stock Exchange Group (LSE) ditolak pada akhir pekan. People’s Daily, media milik pemerintah Cina, memuji LSE karena mengutip ikatan yang ada dengan Shanghai Stock Exchange.

“Kekhawatiran terus-menerus” tentang Hong Kong tetap ada mengingat kerusuhan politik saat ini, People’s Daily menulis pada hari Sabtu, menilai bahwa penolakan LSE terhadap tawaran HKEX menunjukkan keraguan atas potensi pengembangan Hong Kong.

Shanghai Composite naik tipis 0,1%, sedangkan Shenzhen Component turun 0,2%.

Data menunjukkan pada Senin pagi bahwa produksi industri Hong Kong naik 4,4% pada Agustus dari tahun sebelumnya, kurang dari yang diperkirakan 5,2% dan Juli 4,8%. Penjualan ritel naik 7,5% tahun ke tahun selama sebulan, dibandingkan dengan yang diharapkan 7,9%. Pertumbuhan investasi aset tetap berada di 5,5%, sedikit lebih rendah dari 5,6% yang diperkirakan para analis.

Di front perdagangan Cina-AS, pejabat AS dan Cina dilaporkan bertemu minggu ini sebelum pembicaraan yang direncanakan antara para negosiator perdagangan senior di bulan Oktober.

Beijing membebaskan beberapa produk pertanian dari tarif tambahan untuk barang-barang AS minggu lalu dan Presiden Donald Trump menunda kenaikan tarif barang-barang Cina tertentu dalam dua minggu.

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan dalam wawancara dengan media Rusia bahwa “sangat sulit” bagi ekonomi Cina untuk tumbuh pada tingkat 6%. Wawancara ini dipublikasikan di situs web pemerintah Cina.

“Bagi China untuk mempertahankan pertumbuhan 6% atau lebih sangat sulit dalam kondisi global yang rumit saat ini,” kata Li.

PDB Cina tumbuh 6,3% pada paruh pertama tahun 2019.

Nikkei 225 Jepang naik 1,1%. KOSPI Korea Selatan diperdagangkan 0,3% lebih tinggi.

Continue Reading

Stock Market

IHSG ditutup menguat, didorong sentimen positif pertumbuhan investasi

Published

on

Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II …Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat seiring naiknya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 77,96 poin atau 1,24 persen ke posisi 6.377. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 12,93 poin atau 1,28 persen menjadi 1.020,28.

"Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II dan meredanya efek rebalancing Index LQ45 dan IDX30," kata Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp103,04 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 493.923 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,66 miliar lembar saham senilai Rp8,74 triliun. Sebanyak 270 saham naik, 152 saham menurun, dan 137 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 92,51 poin (0,43 persen) ke 21.709,31, Indeks Hang Seng menguat 40,09 poin (0,14 persen) ke 28.146,5, dan Indeks Straits Times menguat 4,15 poin (0,12 persen) ke posisi 3.350,54.

Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 0,39 persen

Baca juga: Bursa saham Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,14

  Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.