Investasi Stock Market

Akhir pekan, IHSG rawan aksi profit taking

ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,073% ke level 5.835, Kamis (1/11). Penguatan IHSG didorong indeks saham sektor keuangan yanga naik 1,26% dan aneka industri 1,33%.

Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido mengatakan, kenaikan IHSG lebih dikarenakan sentimen dari internal berupa publikasi laporan keuangan emiten serta kinerja sektor perbankan yang menggeliat.

Selain itu, investor asing juga sudah masuk berturut-turut dalam dua hari terakhir dengan dana yang masuk sekitar lebih Rp 1 triliun. “Asing masuk itu all market dan yang reguler,” kata Kevin, Kamis (1/10)

Kevin memperkirakan, di akhir pekan biasanya secara psikologis akan terjadi profit taking. Jika ini terjadi, rentan untuk IHSG, namun selama asing masih masuk, penguatan IHSG tetap terbuka tapi terbatas pada rentang resiten 5.897 dan support 5.793.

Mino, analis Indo Premier Sekuritas mengatakan, laporan kinerja emiten yang solid terutama perbankan, rupiah yang sedikit menguat dan berlanjutnya aksi beli asing mempengaruhi pergerakan IHSG.

Jumat (2/11), Mino menyebutkan, IHSG akan lebih dipengaruhi aksi ambil untung dengan rentang support pada 5.800 resisten di level 5.865.

Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki juga memperkirakan IHSG rawan aksi profit taking. “Jumat agak cenderung profit taking, tekanan jual cukup besar dan dilihat hari ini volume rendah sehingga cenderung fluktuasi di level 5770-5870,” ujarnya.

Tapi juga tergantung bagaimana pergerakan kurs rupiah. Dus, IHSG akan berada pada rentang suport level 5.775 dan resisten 5.875, Jumat (2/11).

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Komarul Hidayat

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Komarul Hidayat

Related posts

IHSG berpeluang naik lagi, ini enam saham pilihan Binaartha Sekuritas

kontan.co.id

Bursa Asia rontok menjelang akhir pekan

kontan.co.id

Tren naik akan dimulai ketika harga emas menembus US$ 1.235

kontan.co.id

Leave a Comment