Connect with us

Nusantara

Sepenggal Kisah Terakhir SBY di Istana

Published

on

FINROLL.COM,

Jam menunjukkan pukul empat sore. Minggu (19/10), satu hari sebelum pelantikan presiden ketujuh RI, ketika iring-iringan mobil Joko Widodo tiba kompleks Istana Presiden Jakarta dan disambut oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.

SBY, demikian Yudhoyono akrab dipanggil satu dekade terakhir, mengenakan kemeja batik lengan pendek warna coklat, menyambut Joko Widodo yang sore itu mengenakan kemeja batik lengan panjang. Keduanya memasuki Istana Merdeka.

Juru bicara Presiden SBY, Julian Aldrin Pasha, Minggu (19/10) menjelaskan Jokowi hadir di Istana selain bersilaturahim dengan Yudhoyono juga diperkenalkan sejumlah fasilitas di Istana. "Pak Jokowi meninjau kantor Presiden yang digunakan untuk kegiatan Presiden seperti rapat kabinet dan menerima tamu serta melihat ruang kerja Presiden," kata Julian.

Sebelum Joko Widodo tiba di Kompleks Istana Presiden pada Minggu (19/10) sore, pagi harinya, sebagaimana diunggah Ani Yudhoyono dalam akun instagramnya, SBY dan Ani Yudhoyono memeriksa sejumlah ruangan di Kompleks Istana Presiden Jakarta untuk memastikan kondisinya dalam keadaan baik dan juga siap diserahterimakan pada Presiden Ketujuh RI seusai dilantik pada Senin (20/10).

Ketika meninjau ruang sidang kabinet yang terletak di lantai dua kantor Presiden, SBY sempat meminta agar peta virtual yang bersumber dari layanan satelit Google Earth diaktifkan sehingga Joko Widodo mengetahui fasilitas yang biasanya digunakan saat rapat kabinet antara lain saat membahas penanggulangan bencana. "Petanya bisa dinyalakan?," kata SBY.

Namun karena hari itu operator yang biasa mengarahkan layanan peta virtual itu tidak ada maka kemudian urung dinyalakan. "Ya sudah tidak apa-apa," kata SBY.

Keduanya kemudian menuju lantai satu kantor presiden dan melihat-lihat ruang konferensi pers.

Sebelum menuju lantai satu, di ruangan di sebelah ruang sidang kabinet, ruangan yang biasa digunakan presiden, wapres dan para menteri untuk makan, SBY sempat bersenda gurau dengan pengusaha Chairul Tanjung mengenai menu makanan saat sidang kabinet. "Bener tadi ruang makan, terus Pak SBY cerita, terus bilang gimana pak Chairul, saya bilang disiapinnya nasi kotak, bisa nasi padang, nasi ayam Suharti tapi biasanya nasi kotak. Lebih sering nasi kotak dari pada prasmanan ...hihihi," kata Chairul Tanjung saat menceritakan obrolannya dengan SBY saat di ruang makan itu.

Yudhoyono sore itu tampak "sumringah" menjelaskan hal-hal mengenai fasilitas pendukung kerja presiden dan Jokowi mendengarkan secara seksama penjelasannya.

"Nah disini kita ada foto-foto Presiden dari setiap jaman. Kita sudah geserkan, tadinya foto saya disini, tapi semua sudah digeser, jadi ada satu tiang kosong untuk foto presiden berikutnya," kata SBY saat menunjukkan ruang utama Istana Negara yang kerap digunakan untuk acara resmi kenegaraan seperti pelantikan menteri dan penyerahan tanda jasa serta pengukuhan Paskibraka.

"Iya...ya," kata Jokowi.

"Wah terima kasih pak sudah disiapkan," kata Ketua Tim Transisi Rini Soemarmo yang mendampingi Jokowi sore itu.

Setelah hampir satu jam keduanya berkeliling Istana Presiden, SBY dan Jokowi, kemudian menuju teras depan Istana Merdeka untuk menyaksikan gladi bersih upacara pisah sambut Presiden RI keenam dan Presiden RI ketujuh.

Keduanya duduk berdampingan di kursi kayu berwarna coklat dan menyaksikan gladi bersih yang berlangsung sekitar 20 menit. Dua pemimpin Indonesia, Presiden yang kemudian mengakhiri masa jabatannya dan Presiden yang akan mengawali kepemimpinannya hingga lima tahun mendatang. Wajah keduanya cerah, secerah harapan bangsa ini untuk menyongsong Indonesia yang lebih baik. (inlh)

 

 

Wartawan senior Finroll.com

Trending Stories