March 12, 2010 02:48:53 Sydney, AustraliaMarch 12, 2010 00:48:53 Tokyo, JapanMarch 11, 2010 15:48:53 London, UKMarch 11, 2010 10:48:53 New York, US

Jum

12

Feb

2010

Quicknews : Saham Bumi Serpong Damai dijual?
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Hilman Pradana   

Jakarta, Financeroll.com - Rumor terpanas yang beredar di Bursa Efek Indonesia saat ini adalah PT Bumi Serpong

Damai akan melepas 18,29% saham atau sekitar Rp 1,5 miliar-Rp2 miliar secara langsung (private placement) dan PT

Macquarie Securities bertindak sebagai agen penjualannya. Menurut rencana mulai minggu depan kegiatan penjualan

akan dimulai sehingga para calon investor yang berminat masih harus bersabar. Tercatat disini bahwa perusahaan

pengembang untuk perumahan elit di kawasan Serpong, Banten, selain keluarga Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinar Mas)

juga memiliki 3 pemilikan saham terbesar lain yaitu Paraga Artamida (37%), Warner Investment (31%) dan Serasi Niaga

Sakti (6%). Keluarga Eka Tjipta Widjaja menurut kabar yang beredar membutuhkan dana segar akibat bisnis kertas dan

kelapa sawit sedang mengalami masa-masa sulit. Bila penjualan saham ini laku keras maka diperkirakan keluarga Eka

akan mendapat Rp1,3 triliun-Rp 1,7 triliun. Siapa berminat?
 

Sen

02

Nov

2009

Harapan IHSG menguat, harapan index Asia pudar (catatan mingguan)
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Hilman Pradana   
Financeroll.com - Sektor keuangan dan sektor elektronik yang melemah paling tajam membuat index Asia

meredup diawal minggu. Ditunjang lagi dengan hasil data consumer spending September Amerika yang menurun

0,5% serta pengumuman pailit CIT Group Inc semakin memperkaya alasan jatuhnya index Asia diawal minggu.

Melemahnya index Asia ternyata juga diikuti oleh Index Harga Saham Gabungan (IHSG) meskipun faktor

fundamental di dalam negeri justru mendukung penguatan yaitu dirilisnya laporan inflasi oleh Bank

Indonesia sehingga pelaku pasar optimis akan terjadi aksi borong saham di lantai bursa. Inflasi Oktober

yang diperkirakan lebih rendah dari September lalu karena adanya idul fitri sekiranya akan membuat bank

sentral mempertahankan suku bunganya pada 6,5% atau bahkan bisa turun. Sementara itu bursa saham regional

yang melemah yaitu antara lain MSCI Asia Pasific Index melemah 1,2%, index Shanghai Composite melemah

0,67%, index Hang Seng melemah 2,05%, index Nikkei melemah 2,71%, index Strait Times melemah 0,57%, index

Kospi melemah 0,96%, S&P/ASX 200 Index melemah 2,1% dan index Taiwan Wighted 0,56%. Analis menyatakan

biasanya terjadi deflasi Indonesia di Oktober namun karena adanya kenaikan harga elpiji dan tarif tol

maka deflasi tersebut berubah jadi inflasi kecil sebesar 0,64%. Analis tersebut memperkirakan pergerakan

IHSG minggu ini akan akan bergerak stabil dan akan bearish sedikit hingga level support. Potensi rebound

terjadi namun investor cenderung mengamankan posisi (risk averse) sehingga pergerakan masih berada di

area konsolidasi. Sementara itu secara teknikal index Nikkei minggu ini diperkirakan masih berada di

bearish area dan diawal minggu setelah open gap down berhasil ditutup pada sesi siang ini. Index Hang

Seng juga terjadi open gap down pada sesi pagi dan open gap up pada sesi siang, sayang kedua sesi ini

tidak terjadi tutup gap dan diperkirakan minggu ini bergerak konsolidasi. Index Kospi diperkirakan minggu

ini bergerak bearsih meskipun diawal minggu tampak konsolidasi.
 

Sen

19

Okt

2009

Kinerja Wall Street membawa sentimen ke index Asia (cacatan mingguan)
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Hilman Pradana   

Financeroll.com - Pergerakan index Wall Street akan diwarnai oleh laporan keuangan sejumlah perusahaan

yang sering kali menimbulkan kekhawatiran investor. Dari pihak bursa saham Wall Street sendiri disinyalir

akan mengadakan pertemuan dengan para broker jika minggu ini Wall Street terkoreksi dalam akibat aksi

jual investor melihat laporan keuangan sejumlah perusahaan yang kurang bagus. Tampaknya sektor keuangan

menjadi salah satu yang mengalami performa buruk di minggu ini. Analis menyatakan keadaan minggu ini

kemungkinan tidak secerah minggu lalu dimana banyak laporan keuangan perusahaan yang hasilnya bagus

sehingga mendongkrak performa Wall Street. Tidak heran bila pelaku pasar merasa optimis bahwa Amerika

sudah hampir pulih dari resesi. Sementara itu keadaan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak kurang

bergairah dipicu oleh kepastian mengenai susunan kabinet SBY-Boediono 2009-2014. IHSG sempat melemah

menjadi 2.502,660  atau (0,45%) dengan volume traksaksi sebesar 411,76 juta lembar saham senilai

Rp542,335 milyar. Pengamat menyatakan pengaruh dari menurunnya index utama Asia tidak terlalu signifikan,

lagipula dalam sesi berikutnya index utama Asia tampaknya mengalami penguatan. Tercatat disini MSCI Asia

Pasific Index melemah 0,7% pada level 118,76 seiring melemahnya saham perusahaan-perusahaan kawasan Asia.

Index Nikkei melemah 1,1%, index S&P/ASX 200 Index melemah 1,1% dan index Kospi melemah 1,3%. Pengamat

lainnya menyatakan susunan kabinet SBY-Boediono khususnya kabinet ekonomi seperti janggal dimana MenKo

Perekonomian dipegang oleh Hatta Rajasa yang kurang mengerti ekonomi. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa

fokus pemerintahah 2009-2014 adalah sektor infrastruktur dan energi demi kesejahteraaan masyarakat. Namun

disisi lain menurutnya salah satu persyaratan sebuah negara untuk keluar dari krisis keuangan global

serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah perbaikan infrastruktur. Sektor energi menjadi fokus karena

banyak masalah energi di dalam negeri, selain melonjaknya harga emas. Diperkirakan level IHSG yang selama

beberapa ini hari mengalami sideway antara 2.485-2.540 maka dalam minggu ini akan menguat menuju level

psikologi di 2.600an. Dilain pihak secara teknikal index utama Asia diperkirakan dalam minggu ini masih

dalam bullish trend. Namun penguatan ini sepertinya tidak terlalu kuat seperti halnya faktor fundamental

yang mendukung optimisme pelaku pasar Asia bahwa krisis keuangan global semakin berkurang pesat. Apalagi

ada indikasi bahwa laporan keuangan sejumlah perusahaan Amerika yang hasilnya kurang bagus. Bisa jadi

keadaan tersebut membuat index utama Asia terkoreksi sesaat di minggu ini.
 

Sen

05

Okt

2009

Index utama Asia rontok (catatan mingguan)
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Hilman Pradana   
Financeroll.com - Awal minggu yang suram bagi index utama Asia dimana sektor teknologi dan sektor tambang

memimpin kejatuhan index utama. Data unemployment Amerika yang hasilnya tinggi serta melamahnya index Dow

Jones sebesar 0,23% telah membawa angin buruk bagi index kawasan Asia. Dari sini tercatat MSCI Asia

Pasific Index melemah 0,3%, terendah sejak 21 Agustus lalu. Beberapa index utama Asia yang melemah yaitu

index Kospi melemah 1,6% dan index NZX Selandia Baru melemah 0,4%. Export produk-produk Asia ke Amerika

juga mengalami penurunan seperti Samsung Electronics turun 2,9% dan Honda turun 1,5%. Tidak terkecuali

Index Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengikuti jejak kawan sejawatnya seperti index Hang Seng, index

Nikkei dan index Kospi yang bearish trend di awal minggu. Memang bursa saham Wall Street menguat beberapa

waktu belakangan ini akibat tidak mendapat dukungan dari data-data ekonominya. Ditambah lagi dengan

adanya trend bearish maka investor di Indonesia cenderung mengambil keuntungan untuk memanfaatkan situasi

sebelum jatuh lebih dalam lagi. Namun salah seorang analis menyatakan keyakinannya bahwa pelemahan index

utama Asia tidak akan bertahan lama karena harga-harga komoditas menguat seperti harga logam bijih besi,

nikel dan emas. Pernyataan ini bisa menjadi angin segar bagi pelaku pasar meskipun faktor fundamental

dari Amerika tidak mendukung. Bahkan banyak ekonom yang yakin bahwa perbaikan ekonomi akibat krisis

keuangan global berlangsung lama sempat membuat pesimis investor. Ditambah lagi dengan kebijakan

pemerintah Cina yang akan menunda kucuran dana segar paket stimulus, adanya spekulasi beberapa bank

Amerika akan ditutup lagi  dan sentimen penguatan yen bisa membuat index utama Asia bertahan di area

merah. Meskipun demikian investor Asia tetap optimis dengan keadaan sekarang karena pemulihan ekonomi

kawasan Asia lebih cepat daripada negara-negara maju. Sementara itu secara teknikal index Nikkei, Hang

Seng dan Kospi masih bearish trend cenderung sideway. Untuk index Nikkei masih ada kemungkinan penguatan

di minggu ini. Index Hang Seng kemungkinan cenderung bullish minggu ini meskipun belum terlihat indikasi

tutup gap dari awal Oktober lalu. Sedangkan index Kospi kemungkinan cenderung bearish minggu ini dan beum

ada tanda-tanda penguatan. Harapan akan pernyataan analis yang menyatakan pemulihan ekonomi kawasan Asia

lebih cepat dari negara-negara maju adalah modal keyakinan bagi investor Asia yang tidak mudah luntur.

Diharapkan IHSG pun turut mengikuti jejak kawan sejawatnya tersebut walaupun pergerakan saham dari

masing-masing korporat masih terbilang mix serta beberapa kebijakan suspend dari otoritas Bursa Efek

Indonesia.
 

Kam

25

Jun

2009

BP akan jual BP Jawa Barat ke Pertamina
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Faisal Justin   
Jakarta, Financeroll.com - Raksasa minyak BP hari ini mengungkapkan akan menjual BP Jawa Barat ke perusahaan pertambangan milik pemerintah Indonesia PT Pertamina senilai $280 juta.
Selanjutnya...
 

Sen

23

Feb

2009

Bursa Asia terjungkal ke level terendah tahun ini.
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Lukman Hakim   
tokyo_trader.jpgFinanceroll.com - Kekhawatiran akan kondisi perekonomian global yang bakal menurun sepanjang tahun ini membuat pelaku pasar lebih banyak melepas posisi mereka dan mencoba melindungi investasi mereka di bentuk lain,seperti emas yang mulai naik dan juga di pasar uang.
Selanjutnya...
 

Sen

24

Nov

2008

Belajar dari krisis keuangan.
Artikel - Saham - saham Asia
Ditulis oleh Lukman Hakim   
financial_meltdown.jpgFinanceroll.com -- Terkadang diperlukan suatu krisis keuangan yang baik untuk sekedar mengingatkan kita betapa saat ini kita benar-benar terhubungkan satu sama lainnya. Pada saat pasar modal AS remuk redam di tahun 1929, gelombang kejutnya menghantam perekonomian London, Paris dan beberapa kota besar lain kemudian. Hal ini seakan menjadi contoh pertama kalinya bagiamana perekonomian global bisa terjangkit satu sama lainnya.
Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 2

Expert Opinion

Dolar bisa pertahankan dominasinya jika......
Financeroll.com - Dolar akan mempertahankan statusnya sebagai mata yang cadangan dunia selama pasar... read more
IHSG masih mumpuni
Jakarta, Financeroll.com - Ditengah-tengah bursa regional Asia yang mengalami aksi ambil untung, bur... read more
Rupiah bakal perkasa
Financeroll.com - Pesatnya pertumbuhan ekonomi kawasan Asia hingga kuartal pertama 2010 ini serta ti... read more
Pegawai akan mundur jika gaji terus dipangkas
Financeroll.com - Salah seorang Eksekutif di BNP Paribas mengingatkan bank Perancis itu agar tidak ... read more
Daily Market Thai 11-3-2010
หัวข้อข่าวที่น่าสนใจ•    เศรษฐกิจญี... read more

Latest Trade Signals

antoku27 | NIKKEI #5067
Kunjungan : 25Expiration (GMT)
Votes : 0 / 003.12.2010
Comments : 005:00 PM
antoku27 | HANGSENG #5066
Kunjungan : 30Expiration (GMT)
Votes : 0 / 003.12.2010
Comments : 008:15 AM
antoku27 | KOSPI #5065
Kunjungan : 28Expiration (GMT)
Votes : 0 / 003.12.2010
Comments : 006:05 AM
bhamie | AUDUSD #5064
Kunjungan : 36Expiration (GMT)
Votes : 0 / 003.11.2010
Comments : 009:00 PM
bhamie | USDCHF #5063
Kunjungan : 27Expiration (GMT)
Votes : 0 / 003.11.2010
Comments : 009:00 PM
New Zealand3223.45-2.75-0.09%Australia4825.50-4.30-0.09%Nikkei 22510664.95101.030.96%TOPIX930.387.940.86%TSE 2nd Sec2125.628.250.39%JASDAQ51.80-0.12-0.23%Korea1656.62-5.62-0.34%Taiwan7749.66-29.42-0.38%Taiwan OTC137.05-0.03-0.02%Shanghai3051.282.350.08%Shanghai A3199.632.680.08%Shanghai B249.63-3.21-1.27%Shenzhen A1221.26-1.48-0.12%Shenzhen B613.33-2.19-0.36%SHSZ 3003276.70-2.99-0.09%Shenzhen comp12367.69-23.96-0.19%Hong Kong21228.2019.910.09%HK CN Ent12170.04-47.29-0.39%HK Aff Crp4174.178.770.21%Singapore2873.9111.620.41%FTSE ST China298.88-0.16-0.05%Vietnam524.64-1.03-0.20%Thailand725.955.110.71%Philippines3125.565.930.19%Malaysia1321.43-6.79-0.51%Indonesia2676.526.300.24%India17167.9669.630.41%Pakistan6973.0960.070.87%
array (
  0 => ' Start: 0.000 seconds, 10.00 MB',
  1 => ' Stop: 2.570 seconds, 19.79 MB',
)